Beranda Daerah Balikpapan Balikpapan Tutup Kegiatan Usaha, Obyek Wisata, Bioskop dan Mall Saat Lebaran

Balikpapan Tutup Kegiatan Usaha, Obyek Wisata, Bioskop dan Mall Saat Lebaran

idul fitri Pememerintah Kota Balikpapan tutup kegiatan bisnis tidak ada aktifitas
E-Walk Balikpapan | Le Grandeur Balikpapan

Balikpapan, Nitizen.co.id – Pememerintah Kota Balikpapan memastikan tidak ada aktifitas atau kegiatan Selama Idul Fitri, karena semua kegiatan usaha tutup. Hal itu disampaikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam konfrensi pers, Jumat (22/05).

“Saya ingin umumkan juga kepada masyarakat selama lebaran beberapa hal, semua kegiatan di gudang dan kegiatan usaha ditutup,” ujarnya.

Sejumlah ruas jalan khususnya yang berstatus jalan kota juga tetap ditutup. Pemerintah Kota Balikpapan bahkan telah mengeluarkan surat edaran terkait perubahan waktu penutupan sejumlah ruas jalan dan obyek wisata juga ditutup.

“Kemudian beberapa ruas jalan utama ditutup juga, tidak ada obyek wisata yang dibuka,” ujarnya.

Begitu tempat hiburan dan tempat bermain anak-anak juga ditutup maupun pusat perbelanjaan dan bioskop. Pemerintah Kota Balikpapan ingin warga tetap berada dirumah untuk mencegah penularan covid-19.

“Semua tempat bermain anak-anak, bioskop, tempat hiburan sudah ditutup. pusat perbelanjaan, mall juga ditutup 24-25 Mei,” ujarnya.

Rizal pun kembali mengingatkan, agar masyarakat melaksanakan Shalat Idul Fitri dirumah, tidak melaksanakan di masjid. “Saya kira sudah diketahui tidak ada pelaksanaan shalat Idul Fitri di masjid dan di lapangan,” ujarnya.

Berita Terkait  Positif Corona, Walkot Bogor Bima Arya: Hanya Batuk-batuk Kecil

Dia tak ingin ada penambahan kasus covid-19 di Kota Balikpapan. Karena justru kini secara nasional angka kasus covid-19 melonjak tajam. Bahkan bisa sampai dua kali lipat kasusnya, dari biasa diumumkan.

“Seperti itu kebijakan Pemerintah Kota dalam rangka kita menghindarkan terhadi penyebaran virus corona kemarin secara nasional kita tentu tahu pertambahan 2 kali lipat menjadi 937 orang yang terkonfrimasi positif,” ujarnya

“Biasanya hanya 300-400, kemartin itu jumlahnya naik menjadi 900 jadi kita harus waspadai bersama-sama.”

Advertisement