NITIZEN.CO.ID, SAMARINDA – Keluhan jalan rusak di Kabupaten Kutai Kartanegara yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kaltim terus berdatangan. Menurut anggota Komisi III DPRD Kaltim Dr. Sarkowi V Zahri, S. Hut., MM., M.Si, setidaknya ada 12 jalur jalan provinsi di Kukar yang akan jadi fokus perhatian pada tahun ini.

Ia menegaskan DPRD Kaltim bersama Pemprov Kaltim berkomiten untuk memperbaiki sebanyak 12 ruas jalan rusak tersebut. Salah satunya, perbaikan ruas jalan mulai dari patung Lembuswana Tenggarong Seberang – Sebulu di Kukar yang dianggarkan Rp 54 miliar. “Anggarannya masih kurang. Perlu ditambah lagi yang akan datang,” katanya, Kamis 11 Februari 2021.

Pemerintah dan DPRD Kaltim, kata dia, selalu melakukan evaluasi dan pemetaan soal daerah  yang memerlukan pembangunan infrastruktur jalan ataupun perbaikan. “Ada jalan yang belum pernah dibangun, maka dilakukan pembangunan. Kalau yang sudah pernah dibangun dan mengalami kerusakan, nanti dilakukan rekonstruksi,” katanya.

Untuk 12 ruas jalan provinsi di Kukar, segera digarap sekitar bulan April 2021 setelah melalui proses lelang. “Ini kan APBD sudah diketok, otomatis kalau sudah proses administrasi dilakukan lelang. Jika tidak ada kendala, insyaallah April bisa dimulai. Semoga lancar, tapi kadang lelang-lelang ada yang menyanggah juga, sehingga menghambat,”terangnya.

Legislatif dari dapil Kukar ini berharap, pembangunan infrastruktur jalan provinsi dan kabupaten bisa menjadi satu kesatuan program dan saling mendukung. “Artinya, masing-masing ruas yang sesuai status kewenangannya dibangun oleh masing-masing pemerintahnya. Yang wewenang provinsi dibangun provinsi, yang wewenang kabupaten dibangun kabupaten. Itu perlu sinergi antara anggaran provinsi dan kabupaten, termasuk APBN anggaran pusat. Kita harapkan pembangunan jalan ke depan dengan melihat status jalan bisa jadi satu program,” pungkasnya. (*)

LIHAT JUGA  PT Tiga Bersaudara Didorong Sumbang PAD Buat Kaltim